Harian Nasional News Group

Kepala  Sekolah Dalam Menjalankan Sekolah Unggul

Muki Sosok Idola Kepala Sekolah Sekaligus Guru Bagi Siswa Siswi SMADA Lamongan.

Surabaya,Harnasnews.com – Secara etimologi kepala sekolah adalah guru yang memimpin sekolah. Berarti secara terminology kepala sekolah dapat diartikan sebagai tenaga fungsional guru yang diberikan tugas tambahan untuk memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar mengajar atau tempat di mana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan peserta didik yang menerima pelajaran.

Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Lamongan Drs.MUKI M.Pd,mengungkapkan bahwa dirinya sudah memimpin SMA 2 Negeri Lamongan sejak tahun 2018.Selama Muki menjabat sebagai kepala sekolah segudang prestasi yang diraih siswa siswi SMA 2 Negeri Lamongan baik secara Akademis maupun Non Akademis.

Kepala Sekolah adalah pimpinan tertinggi di sekolah,Pola kepemimpinannya akan sangat berpengaruh bahkan sangat menentukan kemajuan sekolah. Oleh karena itu dalam pendidikan modern kepemimpinan kepala sekolah merupakan jabatan strategis dalam mencapai tujuan pendidikan,Ujar Muki.

Kepala Sekolah Foto Bersama Dengan Guru SMADA Lamongan

Sosok pria kelahiran Lamongan, 07 Mei 1966 ini menambahkan,Untuk meningkatkan mutu pendidikan pada sebuah sekolah, semua peran serta stakeholder (pemangku kepentingan)baik pemerintah,masyarakat maupun guru harus bahu membahu. Disamping itu peran tanaga kependidikan haruslah menjadi tulang punggung utama.

Dan sebuah institusi pendidikan yang dikatan bermutu dapat dilihat dari prosentase kelulusan yang tinggi, banyaknya lulusan yang diterima di perguruan tinggi, sekolah yang aman, nyaman dan kondusif, tenaga pendidik yang berkualitas dan banyak indikator-indikator lainnya.

Dan yang tidak kalah pentingnya untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu pada sebuah sekolah adalah peran seorang kepala sekolah sebagai Top Manager.

Menurut Muki,kegiatan sekolah yang paling penting dilakukan ialah memberikan bimbingan belajar (Bimbel).ini dibedakan sesuai kebutuhan siswa. Menurut dia,sekolah sengaja melakukan perjanjian tertulis Memorandum of Understanding (MoU) dengan profesional supaya program ini bisa berjalan maksimal.

Apalagi, minat siswa sangat tinggi dalam mempersiapkan cita-citanya setelah lulus SMA sederajat nanti. Muki mencontohkan untuk masuk PTM atau militer Polri.

Dalam Kegiatan tersebut SMADA menggandeng KODIM 0812 Lamongan dan Polres Lamongan dalam memberikan pelatihan fisik serta psikotes yang dibutuhkan untuk mendaftar.

Selain itu, sekolah juga bekerja sama dengan RS Bhayangkara dan Kodam untuk memberikan pengetahuan siswa terkait kondisi fisik dan kesehatan sebelum mendaftar kemiliteran.

“Kita sudah atur jadwalnya sesuai kebutuhan siswa.Nantinya ada kurikulum tersendiri menyesuaikan dengan jenjang kelasnya,” ujarnya.

Muki mengatakan, siswa sengaja dibekali sejak dini. Sehingga ada standar terukur dalam mempersiapkan cita-citanya.

Mereka dipersiapkan fisik, akademik, serta kesehatannya.Tujuannya agar siswa memiliki rasa percaya diri untuk bersaing saat menempuh tes ke PTN,kedinasan atau militer. Dalam hal ini,tim pelaksana bimbel bekerja sama dengan lembaga profesional dengan didampingi guru SMADA.

Bimbel ini bersifat pilihan. Artinya siswa bisa memilih salah satu dari tiga bimbel yang ada sesuai bakat,minat dan cita-cita mereka. Mereka juga diberi kesempatan untuk mengikuti lebih dari satu bimbel jika berminat.

Selain pelaksanaan bimbel, kegiatan utama yakni pembelajaran di kelas juga dapat terlaksana dengan baik sesuai kurikulum yang berlaku di era kebiasaan normal baru. Ujar Muki.[PUL]

Leave A Reply

Your email address will not be published.