Harian Nasional News Group

Tawuran Pelajar Di Kota Bekasi Kembali Telan Korban Jiwa

BEKASI, (Harnasnews.id) – Aksi tawuran antar pelajar di Kota Bekasi kembali menelan korban jiwa. Pelajar yang terlibat aksi tawuran berhasil diamankan Polisi beserta barang bukti senjata tajam. Tawuran itu terjadi pada Rabu 15 Juli lalu di Kp. Bulak RT 001/013, Jalan Raya Cikunir, Jatiasih, Kota Bekasi.

“Bahkan sebelumnya, korban sempat mengumpulkan teman-temannya dan mengarah ke lokasi, tidak jauh dari lokasi, datang kelompok lain saat itu korban ditabrak oleh pelaku dan di bacok,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Wijonarko didampingi Kapolsek Jatiasih Kompol. Yulianto, Kasat Reskrim AKBP. Heri Purnomo dan Kasubbag Humas Polrestro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari pada Kamis (23/07)

Polisi menangkap 8 orang tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menyebabkan satu orang meninggal dan satu lainnya terluka yang hampir semua di bawah umur. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Wijonarko menuturkan bahwa para tersangka

Para tersangka berinisial BIR (dewasa), RF (usia pelajar), RAN (usia pelajar),PN (usia pelajar), RH (usia pelajar), RSY (usia pelajar), AS (usia pelajar) dan MR (usia pelajar) diamankan polisi, sedangkan dua (2) orang lainnya yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Satu orang pelajar berinisial MBJ yang berasal dari sebuah sekolah swasta di kota Bekasi tewas dengan luka bacok di beberapa bagian tubuhnya, sedangkan 1 orang mengalami luka berinisial JAD

Aksi tawuran bermula dengan adanya chat di medsos yang merencanakan penyerangan salah satu kelompok pelajar lain. Korban MBJ mengajak rekan-rekannya berkumpul di rumahnya pukul 18:30 wib sebelum melakukan aksi tawuran. Setelah berkumpul 15 orang di rumahnya, kemudian pada sekitar pukul 19:00 wib bergerak menuju fly over komsen.

Setelah sampai di Komsen, kelompok lain yang diduga berasal dari sekolah Permata Bangsa datang dari arah Cikunir, terjadilah aksi tawuran tersebut di jalan Raya Cikunir. Koran MBJ saat itu ditabrak dengan menggunakan motor oleh kelompok lawan yang membuatnya terjatuh, saat terjatuh itulah korban mendapatkan serangan dengan menggunakan senjata tajam.

“Selain itu, rekan korban berinisial JDA juga mendapatkan serangan dengan Sajam berupa clurit dan terkena bagian tangan korban. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit Kartika Husada Jatiasih,” tambahnya.

Beberapa hari sebelumnya, Polsek Jatiasih juga mengamankan 6 tersangka tawuran antar geng di Jatikramat, Jatiasih yang menyebabkan satu orang tewas terkena sabetan senjata tajam dan benda tumpul.

Polisi menyita barang bukti berupa 2 bilah senjata tajam, gesper yang diduga digunakan dalam aksi tawuran tersebut. Pakaian korban yang masih terdapat bercak darah juga turut diamankan polisi sebagai barang bukti. Para tersangka dikenakan dengan Pasal 170 KUHP ayat (2) dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun. (Mam)

Leave A Reply

Your email address will not be published.