
30 Menit Dari Kota Sragen Ada Hidden Gem Air Terjun Jumog Jati, Masih Gratis Lho.
KABUPATEN KARANGANYAR, Harnasnews com – Bagi Traveller yang suka berpetualang, ada Hidden Gem yang masih perawan alias belum ramai pengunjung ni. Namanya Air Terjun Jumog Jati. Lokasi nya ada di Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar.
Untuk menuju lokasi Air Terjun, hanya perlu jalan kaki 50 meter dari tempat kita parkir kendaraan. Air terjunnya lumayan bagus, airnya relatif jernih, asri dan sejuk. Karena di atas nya berdiri pohon pohon rindang. Sehingga pengunjung bisa bermain di sungai dengan nyaman tidak terpapar teriknya matahari
Air Terjun Jumog Jati mempunyai ketinggian kurang lebih 20 meter. Pengunjung bisa sampai di bawah Air Terjun sambil menikmati sensasi kabut air dari percikan air terjunnya.
Namun demikian, tetap harus hati-hati , jangan sampai terpeleset. Keselamatan tetap yang utama.
Air Terjun ini lebih dekat ke Kota Sragen daripada ke Kabupaten Karanganyar, meskipun letaknya ada di Kabupaten Karanganyar. Dari Kota Sragen bisa di tempuh dalam waktu 30 menit dengan kendaraan, tapi jika dari Karanganyar bisa memakan waktu lebih dari 45 menit. Dari Kota Solo kurang lebih 75 menit.
Saat ini Air Terjun Jumog masih dalam proses perencanaan penataan. Hal tersebut di sampaikan Kepala Dusun/Bayan Dok Sari, Surwanto kepada Harnasnews.com, Selasa, (13/01).
” Kami sedang mulai merencanakan untuk menata Air Terjun Jumog Jati. Agar bisa menjadi destinasi wisata di wilayah desa kami. Kami masih terus berkonsultasi dengan berbagai pihak, agar penataan dan pengelolaannya tepat dan bisa membuat nyaman bagi wisatawan yang datang” ujarnya.
Surwanto sampai saat ini juga belum mematok biaya tiket masuk, hanya donasi sukarela para pengunjung untuk biaya kebersihan..
Bagi para pengunjung, harus hati hati saat berkendara ke lokasi. Karena kurang lebih 500 meter menuju lokasi jalanan lumayan curam dan tikungannya tajam.
Untuk pengunjung yang membawa kendaraan roda empat, disarankan untuk parkir di terminal Balong, yang berjarak kurang lebih 1 km dari lokasi dan di lanjut dengan naik Ojek warga setempat.
Bagi kendaraan roda dua, pastikan kondisi rem pakem dan tenaga nyà kuat, Karena, saat arah pulang jalanan menjadi menanjak, meski tidak lebih dari 300 meter.
Jangan lupa bawa bekal minum dan makan, Karena di lokasi Air Terjun belum ada pedagang yang berjualan.
Satu lagi, jangan buang sampah sembarangan. Agar lokasi air Terjun tetap terjaga kebersihannya.
Dalam perjalanan menuju Desa Balong, kita di suguhi dengan pemandangan khas pedesaan. Kondisi jalan baik dari arah Karanganyar maupun Sragen relatif bagus.
Selain air Terjun Jumog Jati, Desa Balong juga di kenal dengan hasil produksi buah Durian. Pada Saat musim durian, pengunjung bisa menikmati buah hasil pertanian warga sekitar yang tentu harganya jauh lebih murah. Selain itu Petani sekitar juga sudah ada yang bertani Kopi. Hanya jumlahnya belum banyak.
Desa Balong mempunyai produk UKM Gula Aren yang khas. Bentuknya bulat dan besar. Harganya juga relatif murah, sekitar 35 ribu dengan bobot lebih dari satu kilogram.
Mata pencaharian warga Desa Balong rata – rata bertani dan beternak. Dari mulai menanam, Jagung, Padi Sayuran dan beternak Sapi serta Kambing.
Nah, ayuk ajak teman – teman healing bersama di Hidden Gem, Air Terjun Jumog Jati, Balong, Jenawi. ( Sunyoto ).
