CBA Duga Ada Permainan dalam Lelang Proyek Pompanisasi di DKI Jakarta

JAKARTA, Harnasnews – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung diminta segera mencopot ‎Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ika Agustin Ningrum lantaran diduga “main mata” atas pengadaan dua proyek pompanisasi tahun anggaran 2025 yang melooskan PT. Nindya Karya sebagai pemenang.

‎Direktur Eksekutif Center For Budget Analisis (CBA), Uchok Sky Khadafi menuding bahwa Ika Agustin Ningrum menunjukan keberpihaknannya kepada PT. Nindya Karya. Namun di balik kebaikan itu, Kadis SDA patut dicurigai lantaran perusahaan plat merah tetsebut secara historis mempunyai rekam jejak kelam.

‎Padahal, kata Uchok, dalam kasus Dermaga Sabang, PT Nindya Karya terbukti terlibat korupsi pembangunan dermaga dengan potensi kerugian negara mencapai Rp313 miliar.

“‎Seperti, dalam kasus Jalur Kereta Api Besitang – Langsa, perusahaan ini diduga ikut dalam praktik pengaturan lelang dan pemberian fee kepada pihak-pihak terkait proyek jalur kereta api,” ungkap Uchok dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).

‎Uchok mengungkapkan, pada tahun 2025, Ika Agustin Ningrum diduga memberikan dua proyek pompanisasi Sistem Tata Air Pompa Kayu Putih dan Pompa Kampung Sawah serta Sistem Tata Air Pompa Cilincing KBN kepada PT Nindya Karya.

“‎Seharusnya, PT Nindya Karya tidak layak menang tender dalam dua proyek tersebut. Karena pernah terlibat korupsi pembangunan dermaga Sabang, dan praktik pengaturan lelang dan pemberian fee,” ujar Uchok Sky.

Terkait dengan adanya kejanggalan dalam lelang proyek pompanisasi itu, Uchok mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menyelidiki dugaan korupsi pada dua proyek pompanisasi di DKI Jakarta tersebut.

“Karena nilai proyek tersebut sangat fantastis hingga mencapai Rp.475.6 miliar, maka Kejagung harus turun tangan. Sebeb, PT Nindya Karya sebagai pemenang lelang itu punya jejak korup. Kami menduga ada praktik permainan pengaturan lelang serta pemberian fee,” tegas Uchok Sky.

‎CBA juga menilai, dua proyek pompanisasi yang digarap PT Nindya Karya, sama halnya menampar muka Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang ingin pemerintahannya terbebas dari korupsi. Tapi paktanya Kadis SDA memenangkan perusahaan bermasalah.

“Oleh karena itu, ‎CBA meminta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk segera mencopot Ika Agustin Ningrum dari Kadis SDA,” tutup Uchok.

Leave A Reply

Your email address will not be published.