KOTA BEKASI, Harnasnews.com – Diduga tidak dapat kendalikan kendaraannya, truk box menabrak sejumlah pengendara sepeda motor di Cut Meutia, Margahayu, Bekasi Timur pada Senin 29 Juni 2026.
Truk box bernomor polisi B 9916 TXT, dari arah Pekayon, menuju arah terminal Bekasi menabrak 5 pengendera sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah Unisma.
Diketahui berdasarkan data sementara satu orang yang diketahui pengemudi Ojek Online (Online) meninggal dunia sedangkan 6 lainnya mengalami luka berat dan ringan.
Bayu (24) pedagang asongan yang ada di lokasi mengatakan, truk kontainer melaju dari arah Pekayon menuju Terminal Bekasi dengan kecepatan tinggi sebelum menghantam sejumlah kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah.
“Saya lagi jualan di lampu merah. Tiba-tiba truk melaju kencang dan langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti,” ujar Bayu, ketika di temui awak media pada Senin 29 Juni 2026.
Bayu menambahkan, setelah menabrak pengendara di jalur dari arah Pekayon, truk masih terus melaju hingga menghantam kendaraan lain yang datang dari arah SMPN 2 Kota Bekasi menuju arah Tol Timur.
Bayu memperkirakan sekitar lima sepeda motor rusak di jalur dari arah Jakarta, sementara 4 sepeda motor lainnya mengalami kerusakan di jalur dari arah SMPN 2 Kota Bekasi.
Ia juga menyebut satu orang pengemudi ojek online laki-laki meninggal dunia di lokasi, sedangkan beberapa korban lainnya mengalami luka di bagian kepala, wajah, dan kaki.
Berdasarkan pengamatannya, truk sempat oleng ke arah kiri sebelum menghantam deretan sepeda motor. Bayu menduga kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman. Namun, dugaan tersebut masih sebatas kesaksian warga dan belum dipastikan oleh pihak berwenang.
Sementara itu, petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Hardi Sanusi, yang berada di lokasi kejadian, menyampaikan bahwa dari hasil pengamatannya, kecelakaan diduga terjadi saat berlangsung transisi pergantian lampu lalu lintas di persimpangan.
“Di sana memang kebetulan lampunya sedang hijau sehingga kendaraan dari satu arah masih melaju. Sementara dari arah lainnya sudah mulai bergerak. Kemungkinan terjadi tabrakan karena kendaraan saling berebut melintas saat pergantian lampu,” ujar Hardi.
Meski demikian, Hardi menegaskan pihaknya belum dapat memastikan penyebab utama kecelakaan, termasuk adanya dugaan rem blong pada truk kontainer.
“Kalau menurut saya belum tentu rem blong. Itu nanti menjadi kewenangan penyidik untuk memastikan penyebabnya,” katanya.
Hardi juga menyebut jumlah kendaraan yang terlibat masih dalam proses pendataan oleh petugas. Berdasarkan informasi sementara yang diterimanya di lokasi, terdapat satu korban meninggal dunia yang diduga merupakan pengemudi ojek online, sementara korban lainnya mengalami luka-luka.
Proses evakuasi korban dan kendaraan berlangsung hingga sekitar pukul 10.15 WIB. Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, sementara kendaraan yang terlibat diamankan polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota masih belum dapat dimintai keterangan perihal kecelakaan tersebut. Sopir truk juga telah diamankan ke Polres Metro Bekasi Kota.
Hingga saat ini data keseluruhan korban akibat kecelakaan itu masih belum terkonfirmasi jumlahnya. (Mam)

