JAKARTA, Harnasnews.com — Badan Usaha Jasa Pengaman (BUJP) semakin menjamur mengikuti tingginya kebutuhan tenaga pengamanan di berbagai sektor. Namun, hal ini seringkali tidak sebanding dengan kemampuan finansial para pencari kerja untuk mengikuti pendidikan dasar.
Menjawab tantangan tersebut, Security Phisik Dinamika (SPD) Group hadir membawa angin segar bagi masyarakat yang ingin berkarier sebagai satuan pengamanan (satpam) tanpa harus pusing memikirkan modal awal.
Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang berpusat di Cilandak, Jakarta Selatan ini menerapkan kebijakan yang sangat memihak calon pekerja. Seluruh biaya pendidikan akan ditalangi sepenuhnya oleh pihak perusahaan hingga calon satpam tersebut mendapatkan penempatan kerja.
Direktur Utama SPD Group, Muhamad Ali Ahmad atau yang akrab disapa Panglima Ali, menegaskan bahwa pihaknya tidak memungut biaya administrasi sepeser pun dari para calon siswa.
“Para calon siswa di SPD tidak kami kenakan biaya pendaftaran atau administrasi sedikit pun. Seluruh biaya pendidikan kami talangi sampai mereka benar-benar bekerja dan mendapatkan penghasilan,” ujar Panglima Ali saat memberikan keterangan kepada media, Kamis (16/07/26).
Fokus Cetak Karakter dan Spiritual
Tidak hanya membekali keahlian fisik, SPD Group juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter. Lewat Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) seluas hampir lima hektare yang berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, para siswa akan digembleng selama satu bulan penuh.
Fasilitas yang lengkap di pusdiklat tersebut dipadukan dengan kurikulum yang menyeimbangkan kecerdasan emosional, keahlian fisik, dan nilai religius.
“Selama sebulan di Pusdiklat, para siswa tidak sekadar kami berikan pendidikan dasar pengamanan. Kami juga mewajibkan shalat lima waktu dan mengikuti kajian agama bagi yang muslim. Harapannya, mereka bisa mengimplementasikan kejujuran dan kedisiplinan ini di area kerja masing-masing,” jelas Ali.
Mendaftar ke SPD Group dan Hindari Calo
Bagi Anda yang berminat mendaftar ke SPD Group, cara terbaiknya adalah datang langsung tanpa melalui perantara. Mengingat SPD membuka pendaftaran setiap hari, masyarakat cukup menyiapkan fisik, mental, serta dokumen administrasi dasar pelamar kerja, lalu mendatangi kantor pusat atau fasilitas rekrutmen resmi SPD.
Kebijakan “nol rupiah” dari SPD ini adalah langkah strategis yang patut diapresiasi, namun di saat yang sama, calon pendaftar harus ekstra waspada terhadap oknum yang kerap memanfaatkan tingginya minat pencari kerja.
Terkait ancaman penipuan ini, Panglima Ali pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak mudah tergiur rayuan calo. Ia tak segan menindak tegas jika ada staf atau karyawannya yang terbukti melakukan pungutan liar (pungli) kepada calon sekuriti.
“Hati-hati terhadap oknum calo yang mengatasnamakan SPD dan meminta sejumlah uang. Kami tegaskan, tidak ada pungutan apa pun! Mereka ini kan datang untuk mencari kerja karena belum punya uang, masa harus dimintai biaya? Makanya kami fasilitasi di sini,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap kesejahteraan dan legalitas pekerjanya, SPD Group juga menyiapkan jenjang sertifikasi lanjutan.
“Nanti setelah mereka mengabdi dan bekerja selama dua tahun, kami juga akan memfasilitasi mereka untuk mendapatkan sertifikasi Gada Pratama di Polda Metro Jaya,” pungkas Panglima Ali.(Mam)

