BAZNAS RI Gelar Pelatihan Konten Dan Digital Di 10 Titik Di Indonesia

Harnasnews
2 Min Read

KOTA BEKASI, Harnasnews.com– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi membuka Pelatihan Konten dan Digital Marketing kepada anggota BAZNAS, bekerja sama dengan Digimonusa di Asrama Haji Kota Bekasi, pada 29-30 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi pembuka dari 10 titik pelatihan se-Indonesia tahun 2026 dengan total anggaran Rp800 juta. Dari 160 pendaftar, sebanyak 36 pelaku UMKM terpilih mengikuti pelatihan, sebagian besar berasal dari Kota Bekasi.

Ketua BAZNAS Kota Bekasi, Sudarsono menyampaikan pelatihan ini adalah bentuk kehadiran BAZNAS sebagai fasilitator untuk meningkatkan kapasitas SDM pelaku usaha UMKM di Kota Bekasi.

“Era sekarang BAZNAS Kota Bekasi hadir untuk meng-upgrade SDM pelaku UMKM agar mampu bersaing di pemasaran digital melalui platform media sosial dan sebagainya, guna memperkenalkan produknya kepada masyarakat umum,” ujarnya. Rabu, 27 Juli 2026.

Ia berharap hasil pelatihan ini peserta mampu mengangkat produknya melalui dunia digital.

Senada, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, berpesan agar peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

“Gunakan ruang ini untuk dapat mengembangkan diri supaya produknya dapat dikenal banyak orang, dan omzetnya lebih meningkat lagi,” katanya.

Menurutnya, dana Rp800 juta ini disalurkan BAZNAS untuk manfaat umat di seluruh Indonesia.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi, Wiwiek Hargono juga hadir memberikan motivasi. Ia menekankan pentingnya mengimbangi ilmu dengan praktek agar pelatihan tidak mubazir.

“Bagaimana kita menawarkan dagangan itu melalui dunia digital. Antara ilmu dengan praktek itu harus seimbang. Jangan sampai sudah dapat ilmu tapi tidak dikembangkan,” tegasnya.

Wiwiek juga mendorong UMKM untuk bergabung ke Dekranasda Kota Bekasi agar bisa mengikuti kurasi dan mendapat peluang pemasaran online maupun offline, termasuk pameran di luar kota Bekasi.

“Strateginya tidak hanya online, tapi juga offline. Ketika ada kesempatan dari Pemerintah Kota Bekasi untuk pameran, peluang itu terbuka,” tambahnya.(Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *