Berkendara Dengan Kondisi Sehat, Pilihan Atau Kebutuhan?

slamet
3 Min Read
Kerjasama antara Primaya Hospital Bekasi Timur dengan W124 Mercedes-Benz Boxer Club Indonesia Jakarta Chapter

KOTA BEKASI, Harnasnews.com – Primaya Hospital Bekasi Timur bersama W124 Mercedes-Benz Boxer Club Indonesia Jakarta Chapter menggelar kerjasama, yang dilakukan di Auditorium Emerald, RS Primaya Bekasi Timur pada Sabtu (12/09/26).

Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur, Dr. dr. Meizar Rizaldi.,M.Ked.Klin, MM., MBA, mengatakan, kerjasama ini merupakan salah satu inovasi dari Primaya Bekasi Timur.

“Karena jujur kami belum pernah ada kerjasama dengan komunitas otomotif jadi mudah-mudahan kita juga bisa mensuport kesehatan-kesehatan komunitas-komunitas khususnya di otomotif,”kata dr. Meizar kepada media.

Ia berharap dengan adanya kolaborasi dengan komunitas W124 Mercedes-Benz Boxer Club Indonesia Jakarta Chapter ini, pengendara juga semakin sadar bahwa berkendara dalam keadaan kesehatan tidak baik mempunyai resiko tinggi.

Menyetir dalam kondisi vetik atau kondisi kesehatan yang kurang baik beresiko mengalami kecelakaan lalulintas.

“Dan ternyata penting untuk dilakukan pemeriksaan secara berkala terutama kesehatan selain pemeriksaa mobil,” ungkap dia.

Kita sebenarnya ingin membangun awarennes dari komunitas otomotif bahwa kalau berkendara perlu pentingnya memperhatikan kesehatan sebelum berkendara. Setelah berkendara juga perlu dicek

Di lokasi yang sama, Ketua Umum W124 MBCI Jakarta Chapter, Harvey Ferdinand Tehupeiory, mengatakan bahwa kolaborasi dengan rumah sakit merupakan untuk pertama kalinya.

“Selama ini kalau kita bicara komunitas otomotif hanya tahu touring hanya, hanya tahu kumpul-kumpul. tapi terkait kesehatan ini beru pertama kali dengan rumah sakit Primaya Hospital Bekasi Timur,” kata Harvey.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasihnya dengan fasilitas kesehatan yang diberikan oleh Primaya Hospital Bekasi Timur yang telah menyediakan cek kesehatan secara gratis.

“Kebetulan kan kami akan touring ke Sulawesi dan ini sangat penting sekali buat kami, untuk selain mobil prima, orangnya juga harus prima,” imbuhnya.

Winku Fahran Ramadhan, selaku Kepala Divisi Marketing Primaya Hospital Bekasi Timur, menuturkan, bahwa pengecekan kesehatan kepada chapter ini sangat penting terutama dengan aktifitas berkendara yang membutuhkan konsentrasi tinggi serta kesehatan yang baik.

“Kenapa kita meras penting, karena mempersiapkan jangan sampai nanti pergi touring terjadi sesuatu yang berkaitan dengan kesehatan, jadi ketika berangkat sehat, pulang juga sehat,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Primaya Hospital Bekasi Timur menyedikan fasilitas cek kesehatan gratis diantaranya Mini MCU, Suntik Vitamin C, pemeriksaan EKG dan Pemeriksaan mata.

“Kalau misalnya ketika pemeriksaan ada temua gangguan kesehatan, nanti bisa kota lanjutkan dengan konsultasi dengan dokter kami,” tukasnya.

Kegiatan itu juga diisi dengan sesi tanya jawab dan konsultasi kesehatan dengan dr. Radite Nusasenjaya, yang merupakan Dokter Spesialis Okupasi RS Primaya Hospital Bekasi Timur.

dr. Rafite mengungkap bahwa, Mengemudi jarak jauh membutuhkan ketahan fisik (endurance) dan kewaspadaan berkelanjutan (sustained attention).

“Touring membutuhkan perencanaan manajemen waktu dan kesadaran kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh bukan hanya kesiapan mekanis kendaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Mengatur ritme mengemudi dan periode pemulihan untuk mencegah akumulasi beban kerja (workload) yang memicu kelelahan berat.

Beban Kerja Time-on- task

Mengemudi dalam durasi panjang menguras sirkuit saraf pertatien di otak, yang memicu penurunan performa seperti peningkatan deviasi jalur (Lane deviation.(Red)

Share This Article