ACEH UTARA, Harnasnews — Warga Gampong Mampree, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari limbah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi tersebut disebut mulai mengganggu kenyamanan warga sejak sekitar sepekan terakhir.
Keluhan warga mencuat pada Kamis (1/10/2026), setelah aktivitas dapur MBG di kawasan tersebut disebut menghasilkan limbah yang diduga dialirkan ke parit di sekitar pemukiman.
Salah seorang warga mengatakan, bau tidak sedap muncul hampir setiap hari dan semakin mengganggu aktivitas masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.
“Limbah dibuang sembarangan hingga memunculkan bau menyengat,” ujar warga kepada awak media.
Menurut keterangan warga, kondisi tersebut mulai dirasakan setelah dapur MBG beroperasi.
Warga menduga limbah dari aktivitas dapur dialirkan langsung ke saluran parit pemukiman tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu.
Warga mengaku telah menyampaikan keberatan kepada pihak pengelola dapur MBG. Namun, hingga Kamis (1/10/2026), keluhan tersebut disebut belum mendapatkan penanganan sebagaimana yang diharapkan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi air parit berubah warna, aliran air pada parit yang diduga menjadi tempat pembuangan limbah terlihat berwarna kehitam-hitaman dan kotor.
Dari sekitar saluran tersebut juga tercium bau yang cukup menyengat.
Kondisi itu membuat warga khawatir terhadap kebersihan lingkungan, terlebih saluran berada di sekitar kawasan permukiman.
Warga berharap pengelola dapur MBG segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan dan pembuangan limbah sehingga aktivitas program pemenuhan gizi tersebut tidak menimbulkan persoalan lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Pihak SPPG Belum Memberikan Konfirmasi
Untuk memperoleh keterangan berimbang, awak media telah berupaya menghubungi pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui sambungan telepon guna meminta penjelasan terkait keluhan warga dan sistem pengelolaan limbah dapur MBG.
Namun, hingga berita ini ditulis, pihak SPPG belum memberikan jawaban atau tanggapan.
Keluhan warga ini diharapkan dapat segera mendapat perhatian dari pengelola dapur MBG dan instansi terkait, termasuk menyangkut tata kelola limbah serta kebersihan lingkungan di sekitar fasilitas penyedia makanan program MBG.
(Zulmalik/Tim)

