SPKP Episode V, Walikota Rukmini Santap Jagung Olahan Dinas Pertanian
PROBOLINGGO,Harnasnews.com – Berlokasi di sepanjang jalan Gatot Subroto, Kecamatan Mayangan, pagelaran sebagai ajang pemerintah kota Probolinggo dalam menyampaikan informasi hingga penjualan sembako murah tersebut adalah Episode ke V dan merupakan yang terkahir di tahun 2018.
Peserta Agenda tiga bulanan kali ini di ikuti 31 OPD di lingkungan Pemkot Probolinggo,13 swasta, dan UMKM 3 peserta.
Tampak hadir di lokasi, Wali Kota Hj. Rukmini, Ketua DPRD Kota Probolinggo Agus R., wakil walikota terpilih 2019 – 2024, M. Subri, anggota Polri, Camat, Lurah dan segenap jajaran OPD di lingkup pemerintah kota Probolinggo.
Di awal sambutan wali kota perempuan itu menyampaikan Maksud di selenggarakanya SPKP kali ini adalah untuk menggerakan sektor yang melibatkan seluru pemangku kepentingan.
Mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor ril, kecil dan menengah.
“Seperti yang sudah di paparkan di awal tadi, sala satu maksud dan tujuan SPKP ini adalah menggerakan sektor yang melibatkan seluru pemangku kepentingan.”
“Mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor ril, kecil dan menengah, Mendrorong kreatifitas masyarakat dalam seni budaya. Pemberian informasi dan pemasaran serta penjualan sembako murah.” Ucap nya
“Saya mengapresiasi kepada masyarakat, setiap tampilan SPKP selalu memberikan dorongan dan dukungan,memberikan keramah tamahan nya, hingga acara ini mampu menjadi sala satu pendorong perekonomian Kota Probolinggo, semoga hal ini bisa membawa Probolinggo seperti dua tahun yang lalu, pertumbuhan ekonomi nya sangat bagus nomer dua setelah depok.” Lanjut Rukmini.
Usai pukul Gong sebagai tanda acara resmi di buka, walikota melanjutkan keliling ke setiap stand peserta, wanita yang akan mengakhiri masa jabatan walikota nya di awal tahun 2019 tersebut menyempatkan mencipipi olahan yang di sajikan Dinas Pertanian dan ketahan Pangan kota Probolinggo.
Dalam SPKP kali Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Probolinggo mengusung tema “Jagung Sebagai Komoditas Pangan Beserta Olahannya”.
komoditas ini memang mendominasi wilayah Kota Probolinggo, di 5 kecamatan mencapai surplus dari kebutuhan yang ada, tentunya selain padi sebagai kebutuhan pokok.
Dalam keterangan nya Kepala Disperta kota Probolinggo, Ir. Sukarning Yuliastuti menyampaikan “SPKP kali ini Dinas Pertanian juga tetap menampilkan produk dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), baik segar maupun olahan.”
“Harapan kedepann Disperta & KP bisa lebih baik lagi dlm memberikan bimbingan, penyuluhan kepada masyarakat petani untuk pengembangan pembangunan di sektor pertanian.” Jelas nya.
Usai mencicipi jagung olahan Disperta, walikota melanjutkan memberi bantuan secara simbolis berupa alat pH meter kepada kelompok tani untuk mengukur keasaman tanah pertanian. (Mr.)
