Soal Jembatan Kerabut Ambruk, Dewan Minta Kontraktor Tetap Bertanggung Jawab

Nasional

Pangkalpinang,Harnasnews.com – Peristiwa ambruknya jembatan Kerabut, Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang belum lama ini pun menyita perhatian pula kalangan DPRD Kota Pangkalpinang.

Terkait kejadian itu pula, wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Rosdiansyah Rasyid didampingi Komisi III melakukan inspeksi ke proyek Jembatan Air Kerabut (Jerambah Gantung) yang ambruk (17/10).

Sekedar diketahui jembatan Air Kerabut Ambruk senilai Rp 25 M lebih bersumber dari APBD Kota Pangkalpinanng tahun anggaran 2020 ini mengalami ambruk Jum’at (16/10/2020) malam sekitar pukul 20.00 WIB dan kejadian ini pun sempat viral di media sosial.

“Hari rabu nanti, dewan akan memanggil Dinas PU dan kontraktor untuk menanyakan untuk lebih detail lagi, kenapa jembatan Ini bisa ambrol,” Rosdiansyah.

Hasil peninjauan inspeksi pihaknya (DPRD Kota Pangkalpinang) guna mendengarkan penyampaian dari Dinas PU dan kontraktor proyek, dan pihak kontraktor (PT Karya Mulia Nugraha) akan bertanggung jawab menyelesaikan proyek Jerambah Gantung ini sampai tuntas.

“Jadi tidak ada penambahan anggaran. sebatas untung dan rugi itu urusan pelaksana pembangunan jembatan,” tegas Rosdiansyah.

Selain itu berdasarkan penjelasan Dinas PU Kota Pangkalpinang dan kontraktor penyebab jembatan ini roboh, dikarenakan human error.

“Kita lihat progresnya bagaimana, kita tunggu sampai bulan Desember 2020. Kalau ini terselesaikan. Alhamdulillah berkomitmen apabila tidak terselesaikan berarti ada poin-poin nanti yang akan kita bahas,” terangnya.

Oleh karenanya selaku lembaga perwakilan rakyat, Rosdiansyah meminta, kepada pihak kontraktor untuk segera menyelesaikan proyek jembatan itu, sesuai dengan tanggal kontrak serta proyek ini dilaksanakan dengan baik, jangan sampai terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan. (Yudi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.