ACEH UTARA, Harnasnews — Bantuan pemerintah pusat untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara mencapai Rp328.456.950.000. Namun, di tengah besarnya bantuan tersebut, Dinas Sosial Aceh Utara mengakui masih ada warga terdampak yang belum menerima bantuan.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Kementerian Sosial dan PT Pos Indonesia. Berdasarkan rincian pemerintah, alokasi Rp328,456 miliar terdiri dari Rp305,7 miliar bantuan isi hunian untuk 101.900 kepala keluarga (KK) dan Rp22,756 miliar jaminan hidup (jadup) bagi 16.857 jiwa.
Penyaluran secara simbolis dilakukan Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil atau Ayah Wa, Selasa (22/9/2026), antara lain di Kecamatan Lhoksukon dan Syamtalira Aron. Penyaluran tahap ini mencakup bantuan isi hunian dan jadup bagi korban bencana.
Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, Fakhrurradhi, mengatakan kondisi penerima bantuan tidak seragam. Sebagian warga telah menerima jadup, sebagian memperoleh bantuan isi hunian, sementara lainnya mendapatkan bantuan pemberdayaan ekonomi.
“Masih ada masyarakat yang belum menerima satu pun bantuan. Ini yang sedang kami pelajari kembali, termasuk penyebab mereka belum masuk atau belum ditetapkan sebagai penerima,” kata Fakhrurradhi, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, bantuan yang diterima korban bencana mencakup jadup Rp15.000 per jiwa per hari selama tiga bulan, atau sekitar Rp1,35 juta per jiwa, bantuan isi hunian Rp3 juta per KK, serta bantuan pemberdayaan ekonomi Rp5 juta.

