
Sebelum mengikuti donor darah, seluruh peserta diwajibkan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku, di antaranya berusia 17–60 tahun (untuk pendonor pertama), memiliki berat badan minimal 45 kilogram, tekanan darah 90/60 mmHg hingga 160/100 mmHg, kadar hemoglobin 12,5–17,0 g/dL, serta dalam kondisi sehat secara jasmani dan rohani.
Peserta juga dianjurkan telah beristirahat cukup, memberikan jeda minimal tiga jam setelah makan terakhir, serta tidak mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam tiga hari terakhir, kecuali vitamin, obat hipertensi, dan herbal murni.
Selain itu, calon pendonor belum diperkenankan mendonorkan darah apabila dalam beberapa waktu terakhir mengonsumsi alkohol, mengalami demam, batuk atau pilek, menjalani tindakan seperti tato, tindik, bekam atau akupuntur, maupun memiliki riwayat operasi, transfusi darah, kecelakaan, atau melahirkan sesuai masa penundaan yang telah ditetapkan.
Kegiatan donor darah mendapat antusiasme yang tinggi dari pegawai RSUD Jatisampurna, keluarga pasien, serta masyarakat umum. Tercatat sebanyak 67 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor.
Setelah melalui proses skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, berat badan, serta wawancara kesehatan, sebanyak 34 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya.
Sementara peserta lainnya belum dapat mendonorkan darah karena belum memenuhi persyaratan medis sesuai ketentuan, demi menjaga keamanan pendonor maupun penerima darah.
Plt. Direktur RSUD Jatisampurna, Dwi Sudarwanto, AMK., SKM, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada pagi hari ini merupakan hasil kolaborasi antara UTD PMI Kota Bekasi dan RSUD Jatisampurna sebagai bentuk kepedulian bersama dalam mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi sebagai pendonor darah pada kegiatan-kegiatan berikutnya.
“Atas nama RSUD Jatisampurna, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada UTD PMI Kota Bekasi atas kerja sama dan dukungannya dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah ini,” ujar Plt Dirut kepada keterangan pers.
Ia juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pendonor yang telah dengan sukarela mendonorkan darahnya.
Menurutnya, setiap satu kantong darah yang didonorkan memiliki nilai yang sangat berarti karena dapat menyelamatkan nyawa sesama.
“Ke depan, RSUD Jatisampurna berharap kegiatan donor darah ini dapat menjadi agenda rutin yang diselenggarakan minimal satu kali setiap tiga bulan, sehingga kolaborasi dengan PMI Kota Bekasi semakin kuat dan ketersediaan darah melalui Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) dapat terus terjaga untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” imbuhnya.
Kegiatan donor darah ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen RSUD Jatisampurna dalam mendukung program kemanusiaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan PMI Kota Bekasi, RSUD Jatisampurna berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan serta mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat dan wujud kepedulian terhadap sesama.
Donor darah bukan hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan yang mampu memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang mendapatkan pelayanan kesehatan.(ADV)

