“Tindakan ke depannya, Kapolda selaku pimpinan tertinggi di wilayah hukum Polda Jawa Tengah adalah orang yang paling bertanggung jawab atas peristiwa ini. Kalau anak buah kan instruksi pimpinan,” jelasnya.
Karena itu, ia mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk segera mencopot Kapolda Jawa Tengah.
“Jadi Kapolda harus bertanggung jawab dan meminta Kapolri untuk segera mencopot Kapolda Jawa Tengah atas insiden memalukan institusi Polri ini,” desaknya.
Serahkan ke Propam, Pecat Tidak Hormat Pelaku Penyerangan
ETOS Indonesia Institute menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Propam Mabes Polri. Iskandarsyah mengaku masih percaya Polri memiliki mekanisme internal untuk menegakkan keadilan.
“Semua kita serahkan kepada Propam Mabes Polri untuk menyelesaikan ini semua karena saya yakin Polri punya mekanisme dalam proses penanganan hukum semua anggota Polri,” ujarnya.
Namun ia berharap sanksi yang diberikan tidak main-main dan memberikan efek jera.
“Harapan saya pecat semua pelaku-pelaku penyerangan itu. Kalau perlu Kapolda pun turut dipecat dengan tidak hormat. Ini mempermalukan institusi Polri, mencoreng wajah pimpinan tertinggi Polri dalam hal ini Kapolri,” pungkas Iskandarsyah. (Mam)

