“Kami masih berkoordinasi dan mengikuti regulasi serta acuan harga yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat,” tanbahnya.
Haji Her menuturkan, bahwa kepastian terkait total volume kebutuhan gudang Bawang Mas Group saat ini masih belum dapat dipublikasikan. Pasalnya, tim internal perusahaan masih terus melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan daya tampung dan strategi penyerapan secara optimal.
“Langkah ini diambil guna memastikan bahwa proses penyerapan hasil panen tembakau dari masyarakat nantinya dapat berjalan lancar, adil, dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi para petani lokal di Madura,” terangnya. (Sib)

