Demokrat: Marzuki Alie Diminta Tidak Mendengungkan Playing Victim

Harnasnews
3 Min Read
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra bersama Ketum Partai Demokrat.

JAKARTA, Harnasnews.com- Konflik internal partai berlambang Bintang Mercy terus bergulir. Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyesalkan sikap mantan kader partainya yang masih mengklaim dirinya merupakan korban fitnah.

Harzaky meminta agar mantan Ketua DPR RI itu tidak mendengungkan playing victim atau mengaku korban fitnah. Sementara, pada kenyataanya justru selalu mengumbar fitnah terus pada Partai Demokrat dan jajarannya.

“Fakta lapangan Marzuki Alie bagian dari pendukung KLB ilegal. Diperkuat dengan kehadiran pada saat KLB di Deli Serdang dan keterpilihan dirinya sebagai Dewan Pembina di KLB ilegal. Padahal, selaku mantan Ketua DPR RI, posisi yang sangat terhormat, harusnya Marzuki Alie tahu aturan, tahu diri, dan memberikan contoh yang baik. Ini malah menjadi salah satu pelaku gerakan ilegal yang melanggar kepantasan dan etika serta aturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Harzaky kepada Harnasnews.com.

Dia menambahkan, pemecatan Marzukie Alie adalah bentuk ketegasan Partai Demokrat atas perbuatannya dan sudah melalui tahapan-tahapan yang sesuai dengan mekanisme aturan internal PD. Pemecatan para pelaku GPK-PD, kata politisi muda itu merupakan aspirasi dari bawah, khususnya DPC dan DPD. “Kalau pun Marzukie Alie mau mempersoalkan pemecatan silahkan sampaikan keberatan melalui forum yang sudah dijamin oleh UU Parpol,” katanya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *