Diduga Ada Permainan Distribusi LPG 3 Kg di Aceh Utara, Warga Baktiya Bongkar Dugaan Penjualan Jalur Belakang

Pusat
5 Min Read

Apabila dugaan tersebut terbukti, pemerintah dan aparat penegak hukum perlu menelusuri pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk kemungkinan adanya penyalahgunaan distribusi barang bersubsidi.

Atas kondisi tersebut, M meminta Aparat Penegak Hukum (APH), Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, serta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan langsung terhadap agen dan pangkalan LPG 3 kg, khususnya di Kecamatan Baktiya dan Baktiya Barat.

“Kami berharap APH dan pemerintah turun langsung ke lapangan. Periksa pangkalan-pangkalan, cek bagaimana distribusinya dan kepada siapa gas subsidi itu disalurkan. Jangan sampai masyarakat kecil terus menjadi korban,” harapnya.

Masyarakat juga mendesak agar dilakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pangkalan, pemeriksaan catatan penyaluran, kuota distribusi, jumlah tabung yang diterima, serta harga penjualan kepada konsumen.

Selain itu, pengawasan terhadap kemungkinan penjualan LPG bersubsidi kepada pihak yang tidak berhak dinilai perlu diperketat.

Persoalan LPG 3 kg di Aceh Utara bukan sekadar persoalan mahalnya harga satu tabung gas. Lebih jauh, kondisi ini menyangkut hak masyarakat kecil untuk mendapatkan energi bersubsidi sesuai kebijakan pemerintah.

Apabila distribusi tidak diawasi secara serius, masyarakat yang seharusnya menjadi penerima manfaat justru berpotensi menjadi pihak yang paling dirugikan.

Karena itu, pemerintah daerah bersama instansi pengawas distribusi LPG diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap agen dan pangkalan resmi.
Penindakan harus dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan, bukan sekadar berdasarkan laporan atau dugaan.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan penyimpangan distribusi dan penjualan LPG 3 kg tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Klarifikasi dari agen, pemilik pangkalan, Pertamina, pemerintah daerah, serta instansi pengawas terkait diperlukan untuk memperoleh gambaran yang berimbang.

Masyarakat berharap persoalan ini segera dituntaskan agar distribusi LPG bersubsidi di Aceh Utara kembali tertib, transparan, dan benar-benar tepat sasaran. (Zulmalik/ Tim)

Share This Article