Selain itu, AKBP Ikrar Potawari dinilai sukses mencanangkan program “Pangandaran Aman, Wisata Nyaman” melalui forum Jumat Curhat. Program tersebut menjadi wadah komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus mendukung pemberantasan premanisme serta menjamin keselamatan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai Pangandaran.
Menurut Dr. Ketut, berbagai langkah tersebut mencerminkan sosok pemimpin yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial serta mampu membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan partisipatif.
Sementara itu, AKBP Ikrar Potawari mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Polres Pangandaran dan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Capaian ini bukan milik pribadi, tetapi buah dari kerja keras seluruh personel Polres Pangandaran dan dukungan berbagai pihak yang selama ini bersama-sama menjaga keamanan serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tantangan ke depan akan semakin kompleks sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, para pelaku wisata, dan masyarakat guna mewujudkan Pangandaran yang aman, nyaman, dan semakin maju.
Star Iconic Award sendiri merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada individu maupun institusi yang dinilai memiliki kontribusi luar biasa dan berdampak positif di bidangnya. Dengan penghargaan tersebut, AKBP Ikrar Potawari diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pemimpin lainnya untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (*dbs)

