Pada sesi praktik, peserta diberikan kesempatan untuk membuat formulir digital secara langsung, mengatur berbagai jenis komponen isian, membagikan formulir melalui tautan maupun QR Code, hingga melihat hasil pengisian yang secara otomatis direkap dalam bentuk tabel dan grafik. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai diskusi mengenai pemanfaatan E-Form Builder untuk kebutuhan administrasi internal, survei kepuasan masyarakat, pendataan, pendaftaran kegiatan, hingga berbagai layanan publik lainnya.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kabupaten Sampang berharap seluruh perangkat daerah dapat memanfaatkan E-Form Builder sebagai solusi digital yang praktis, efisien, dan terintegrasi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Inovasi ini juga diharapkan mampu mengurangi penggunaan dokumen kertas (paperless), meningkatkan efisiensi kerja, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Secara jangka panjang, penerapan E-Form Builder diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. (fie/adv)

