Upacara tersebut melibatkan pasukan dari unsur Brigif Mekanis 16/Wira Yudha, Yonif Mekanis 521/DY, Polres Kediri Kota, Brimob Kompi C Kediri, Kodim 0809 Kediri, Pramuka, serta LVRI. Kehadiran para veteran turut memberikan makna tersendiri, mengingat perjuangan para pahlawan merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa yang harus terus dikenang oleh generasi penerus.
Bagi Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, AKRS bukan sekadar agenda seremonial menjelang peringatan kemerdekaan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari pengorbanan, keberanian dan perjuangan panjang para kusuma bangsa.
Semangat perjuangan tersebut, menurutnya, harus terus diteruskan melalui pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Nilai-nilai patriotisme, persatuan dan gotong royong juga menjadi landasan penting dalam menjaga keamanan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Melalui AKRS, jajaran Forkopimda dan seluruh peserta kembali meneguhkan komitmen untuk menghormati jasa para pahlawan sekaligus meneruskan cita-cita perjuangan dalam mengisi kemerdekaan.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa para pahlawannya.” Semangat itulah yang tercermin dalam keheningan TMP Joyoboyo, ketika doa dan penghormatan dipanjatkan untuk para pahlawan menjelang detik-detik peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (man)

