KSP Dorong Kampus dan LSM Suarakan Isu Penanganan Bencana

Harnasnews
2 Min Read

Dia menekankan bahwa masyarakat bukan sebagai objek, melainkan peserta aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Abetnego menjelaskan keterlibatan elemen masyarakat dalam penanggulangan risiko bencana merupakan salah satu arahan Presiden Joko Widodo dalam memitigasi bencana, yang juga termuat dalam substansi konsep Resiliensi Berkelanjutan, yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada Forum GPDRR.

“Bapak Presiden menilai bahwa setiap negara di dunia harus memperkuat budaya dan kelembagaan siaga bencana yang antisipatif, responsif, dan adaptif. Tak terkecuali untuk Indonesia. Ini butuh sinergi antara kelembagaan pemerintahan serta kelembagaan sosial dan masyarakat,” tutur Abetnego, dilansir dari antara.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menyampaikan konsep Resiliansi Berkelanjutan pada Forum Kebijakan Global Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) ke-7 di Bali, Rabu (25/5).

Resiliensi Berkelanjutan merupakan solusi untuk menjawab tantangan risiko sistemik menghadapi berbagai bencana, termasuk pandemi dan mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan.(qq)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *