Pemetaan Mutu Pendidikan Guna Mengetahui Standar Nasional Pendidikan

Harnasnews
2 Min Read
21 pengawas SD dan SMP dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengikuti bimbingan teknis pengumpul data mutu pendidikan Provinsi Jatim

“Hasil isian mengenai sekolah binaan pengawas kemudian dikirim secara online ke pusat. Data yang dikirim ke Jakarta kemudian dikumpulkan per sekolah,” tuturnya.

Kohar menjelaskan, output dari pengumpulan data mutu pendidikan ini adalah rapot mutu. Rapot mutu mirip dengan evaluasi diri sekolah (EDS) yang biasa digunakan sekolah. Keluarnya rapot mutu membuat sekolah melakukan evaluasi diri.

“Kalau ada delapan SNP yang masih lemah, maka diprioritaskan untuk dikuatkan dengan alokasi anggaran. Sekolah di Kota Surabaya bisa menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Bopda,” ujarnya.

Dalam menambal kekurangan SNP ini, sekolah diminta menoleh kepada rapot mutu yang dikeluarkan tersebut. “Nilai rapot mutu ada 7 level. Paling rendah standar apa, nanti tolong diprioritaskan agar nilainya lebih bagus lagi,” jelasnya.

Setelah menerima bimbingan teknis dari LPMP Jatim, Kohar berencana melakukan sosialisasi pemetaan mutu pendidikan (PNP) ke sekolah binaan pada Kamis 12/7. (Hms/PUL)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *