Pemkab Bojonegoro komitmen Tekan Angka kemiskinan, Gelar Bimtek Program Gayatri

Harnasnews
3 Min Read

Setiap penerima manfaat memperoleh dukungan berupa pelatihan, pendampingan, bimbingan teknis, hingga bantuan sarana produksi yang meliputi ayam petelur, kandang, pakan dan vitamin.

Dalam Bimtek tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penting mulai dari teknik budidaya ayam petelur, kesehatan hewan, manajemen kandang, pencatatan produksi dan keuangan, hingga penguatan kelembagaan kelompok peternak.

Melalui pembekalan tersebut, pemerintah berharap para peserta mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan serta membangun kelompok usaha yang lebih kuat dalam pemasaran hasil produksi.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tetap memprioritaskan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat, meskipun kemampuan fiskal daerah saat ini mengalami penurunan dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Menurutnya, kebijakan pembangunan daerah tetap difokuskan pada sektor-sektor strategis yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama kesehatan dan pertanian.

Di sektor kesehatan, Pemkab Bojonegoro terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penambahan fasilitas hemodialisa, layanan kemoterapi, layanan jantung, serta berbagai penguatan fasilitas kesehatan lainnya agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas.

Sementara di sektor pertanian, pemerintah terus memperkuat jaringan irigasi, memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan optimal, serta meningkatkan produktivitas petani melalui berbagai program pendampingan dan pemberdayaan.

Melalui Program Gayatri, Pemkab Bojonegoro berharap semakin banyak keluarga mampu membangun usaha produktif secara mandiri, meningkatkan pendapatan rumah tangga, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program ini menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif dan sejahtera melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. (Prokopim)(Sh).

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *