Puluhan Massa Gelar Aksi Unjuk Rasa Di Bekasi, Tutup Jalan Dan Bakar Kursi

Harnasnews
2 Min Read
Masa aksi saat membakar kertas di atas kursi di tengah jalan KH. Joyomartono Bekasi Timur

KOTA BEKASI, Harnasnews.com –  Puluhan massa aksi yang mengatasnamakan diri Rakyat Miskin Kota, memblokade jalan HM. Joyomartono, Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Selasa (23/6/26).

Koordinator Aksi, Asep Riadi mengatakan bahwa aksinya itu menyikapi kondisi ekonomi nasional yang ia menilai sedang tidak baik-baik saja.

“Kita simpulkan ya. Pertama, dari harga BBM yang melambung tinggi, Kemudian bahan pokok pasti otomatis akan melambung tinggi. Sehingga barang-barang lainnya juga akan melambung tinggi. Artinya ekonomi nasional sedang tidak baik-baik saja,” katanya kepada media.

Walaupun begitu, menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dirasakan tidak benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Terbukti dari APBD kita. Kita bisa melihat postur APBD kita,” ungkap dia.

Hal ini terlihat dari belanja pegawai yang sangat tinggi mencapai 43%. Padahal, idealnya menurnya, berdasarkan peraturan adalah 30% saja.

“Nah, terus kemudian berbanding terbalik dengan belanja yang benar-benar menyentuh kepada masyarakat. Seperti dana bantuan sosial. Ketika kita lihat dana bantuan sosial, persentasenya 0,02 persen,” imbuhnya.

Untuk itu, ia juga menyuarakan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi untuk bersikap tegas untuk menaikan dana bantuan sosial minimal 1%. Hal ini menurutnya sangat dibutuhkan mengingat kondisi ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja.

“Tapi kita lihat, persentasenya hanya 0,43 persen. Sangat timpang sekali dengan belanja pegawai. Itu juga yang kita tuntut untuk DPRD kota Bekasi untuk menaikkan belanja tidak terduga itu seminimal-minimalnya 2 persen,” tegasnya.

Lebih lanjut, para masa juga menuntut Pemkot Bekasi serta DPRD untuk mengadakan pasar murah di setiap kecamatan 2 kali dalam sebulan untuk menjaga inflasi.

“Karena kota Bekasi di bulan Februari dia termasuk kota yang inflasinya cukup tinggi,” kata dia.

Aksi tersebut sempat diwarnai perdebatan dengan petugas kepolisian ketika masa aksi membakar sebuah kursi di tengah jalan raya. Petugas kemudian memadamkan api yang menimbulkan kericuhan sesaat.

Arus lalulintas di Jalan KH. Joyomartono menuju arah tol Bekasi timur sempat mengalami kemacetan akibat aksi para masa tersebut. (Mam)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *