Di akhir tulisannya, ia menambahkan kalimat bernada ringan, “Lalu, di antara dua negara yang bertanding malam ini, doa Anda berpihak ke mana?” yang disambung dengan candaan “Wkwkwkwk”, sehingga mengundang beragam respons dari pengguna media sosial.
Unggahan tersebut dinilai menjadi pengingat agar masyarakat tidak menjadikan olahraga sebagai pemicu perpecahan. Sebaliknya, sepak bola diharapkan menjadi hiburan yang mempererat persaudaraan, meski masing-masing memiliki tim favorit yang berbeda.
Pesan itu pun mendapat perhatian karena disampaikan di tengah tingginya antusiasme masyarakat Indonesia menyambut partai puncak Piala Dunia 2026. Di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Jombang, sejumlah instansi pemerintah, komunitas, hingga masyarakat menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) untuk menyaksikan laga final secara bersama-sama.
Melalui pesannya, Ketut Abid Halimi mengajak seluruh pecinta sepak bola menikmati pertandingan dengan semangat kebersamaan, menghormati hasil akhir, dan tetap menjaga persaudaraan apa pun hasil pertandingan nanti. (*dbs)

