Wabup Bojonegoro Nurul Azizah Pimpin Apel Memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun

3 Min Read

Menurut Nurul Azizah, keberadaan Bank Sampah Kendalisada juga akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Konsep tersebut diharapkan membuat kegiatan cinta alam yang selama ini menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan dapat diwujudkan dalam aktivitas nyata.

“Bank Sampah ini akan menjadi kolaboratif dengan DLH. Ketika ada pembelajaran tentang cinta alam dan lingkungan, maka Bank Sampah ini jawabannya. Sampah plastik bisa kita koordinasikan dan dikelola sehingga memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Ia berharap Bank Sampah Kendalisada tidak berhenti sebagai fasilitas pengelolaan sampah, tetapi berkembang menjadi ruang belajar bagi generasi muda mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus melihat potensi ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik.

Bagi Gerakan Pramuka, kepedulian terhadap alam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembentukan karakter.

Karena itu, gerakan pengelolaan sampah dinilai selaras dengan upaya membentuk generasi yang disiplin, bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tumpengan dan doa bersama. Seluruh peserta larut dalam suasana kebersamaan, mempererat persaudaraan sekaligus mensyukuri perjalanan panjang Gerakan Pramuka.

Renungan malam dan ulang janji tersebut menjadi salah satu rangkaian Hari Pramuka ke-65 di Bojonegoro.

Lebih dari sekadar peringatan, kegiatan itu menjadi momentum untuk kembali meneguhkan Tri Satya dan Dasa Darma sebagai pijakan anggota Pramuka dalam mengabdi, berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Prokopim)(sh).

TAGGED:
Share This Article