“Jangan sampai anak-anak kita cerdas menggunakan teknologi, namun mudah dimanipulasi oleh doktrin menyesatkan. Kita membutuhkan generasi yang kritis, berkarakter, dan memiliki komitmen kuat terhadap Pancasila,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kostiana, S.E., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Ken Setiawan yang kini berada di garis terdepan mengampanyekan nilai-nilai kebangsaan usai terbebas dari masa lalunya sebagai mantan aktivis radikal.
Kostiana menilai rekam jejak transformasi Ken Setiawan memegang peranan edukatif yang sangat kuat dan relevan bagi masyarakat luas, khususnya dalam memberikan sudut pandang nyata tentang bahaya ideologi pemecah belah bangsa.
“Pengalaman nyata seseorang yang pernah berada dalam lingkungan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, lalu menyadari pentingnya persatuan, menjadi pembelajaran kebangsaan yang sangat berharga,” kata Kostiana.
Kostiana menambahkan, DPRD Lampung berkomitmen penuh menjadikan Pancasila sebagai common platform atau landasan bersama yang hidup di tengah masyarakat, bukan sekadar slogan atau hafalan semata.
Melalui penguatan literasi kritis dan edukasi kebangsaan secara berkesinambungan, Pemprov dan DPRD Lampung optimistis dapat membentengi generasi muda dari ancaman radikalisme serta merawat keutuhan NKRI.

