PANGANDARAN, Harnasnews – Dedikasi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Orang nomor satu di Polres Pangandaran tersebut menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Star Iconic Award 2026 dengan kategori “The Best Integrity and Socially Awareness Leader 2026”.
Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi pada 24 Juni 2026 di Mapolres Pangandaran dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama, personel Polres Pangandaran, serta sejumlah tamu undangan. Pengakuan tersebut diberikan berdasarkan hasil penilaian tim juri Star Iconic Award bersama Pusat Training dan Motivasi Polri Thanks Institute Indonesia melalui monitoring berbagai program, digital tracking, pemberitaan media massa, serta masukan dari panelis independen.
Ketua panitia seleksi kelayakan Awards, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., yang juga dikenal sebagai motivator dan penulis buku-buku tentang Polri, menjelaskan bahwa penghargaan diberikan melalui proses seleksi yang objektif dan berdasarkan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Dalam keterangannya, Dr. Ketut menyampaikan bahwa AKBP Ikrar Potawari dinilai berhasil menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial tinggi melalui berbagai program yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat Kabupaten Pangandaran.
“Penghargaan ini diberikan karena sosok AKBP Ikrar Potawari mampu menunjukkan kepemimpinan yang humanis dan responsif. Sejumlah program yang dijalankan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan turun langsung mengecek kondisi rumah agar bantuan tepat sasaran, hingga perhatian terhadap anak-anak yatim piatu berprestasi melalui pemberian santunan dan penghargaan khusus,” ujar Dr. Ketut.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa Kapolres Pangandaran juga berhasil membangun sinergitas yang kuat dengan berbagai elemen yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan kawasan wisata. Kedekatan dengan Basarnas, Balawista Barakuda, serta para pemandu wisata lokal menjadi salah satu indikator kepemimpinan kolaboratif yang layak diapresiasi.

