Internalisasi Polantas KARIB, Rakernis Polda Kalsel 2026 Hadirkan Motivator Nasional

Harnasnews
4 Min Read

​Banjarmasin, Harnasnews — Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Lalu Lintas Tahun Anggaran 2026 yang digelar Polda Kalimantan Selatan di Gedung Auditorium Polda Kalsel, Kamis (23/7/2026). Selain mengevaluasi strategi peningkatan pelayanan, ajang ini juga menghadirkan sesi motivasi guna menginternalisasikan nilai-nilai Polantas KARIB (Kemitraan Aktif, Responsif, Intuitif, Berintegritas) kepada seluruh jajaran.

​Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol. Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa Rakernis tahun ini bertujuan menyamakan persepsi para Kasat Lantas dan Kanit di wilayah hukumnya. Langkah ini penting untuk merealisasikan program Polantas KARIB demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang semakin optimal di Kalsel.

​Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha H., S.I.K. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, responsivitas, dan pelayanan humanis. Menurutnya, anggota Polantas harus mampu menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat dengan mengedepankan integritas dan pendekatan berbasis kebutuhan publik.

​Rakernis ini turut menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi. Kepala Pusat Studi Ilmu Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat, Assoc. Prof. Dr. Hj. Rahmida Erliyani, S.H., M.H., memaparkan perspektif mengenai peran kepolisian dalam dinamika hukum modern. Sementara itu, Staf Ahli Kakorlantas Polri sekaligus peneliti keselamatan jalan, Tri Cahyana, M.Sc., Ph.D., memaparkan strategi keselamatan lalu lintas berbasis riset.

​Berdasarkan paparan tersebut, faktor manusia masih menjadi penyebab dominan kecelakaan lalu lintas. Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi teknis harus berjalan beriringan dengan penguatan mental, pengendalian emosi, dan kualitas pelayanan personel.

​Berangkat dari kebutuhan tersebut, Polda Kalsel menghadirkan Motivator Nasional sekaligus Direktur Thanks Institute Indonesia, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., untuk membekali mental para peserta.
​Berbeda dari sesi motivasi konvensional, pembekalan ini dikemas secara interaktif melalui metode senam otak, senam hati, dan hipnoterapi. Ketiga metode tersebut dirancang untuk membantu personel meningkatkan konsentrasi, mengelola stres akibat tingginya beban tugas, mengasah kecerdasan emosional, serta membangun pola pikir positif.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *