JAKARTA, Harnasnews – Direktur Eksekutif Etos Indonesia Institute menilai sepak terjang politik Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Ranny Fahd Arafiq tidak lepas dari peran besar sang suami, Fahd El Fouz Arafiq yang saat ini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ia bahkan menyebut Ranny sebagai politisi boneka yang tidak memiliki kemandirian politik.
“Tanpa peran serta dan jaringan politik dari sang suami, Fahd Arafiq, Ranny Fahd Arafiq itu hanyalah ibu rumah tangga biasa. Dia adalah politisi boneka,” tegas Direktur Eksekutif Etos Indonesia Institute dalam keterangannya kepada Harnasnews, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, karir politik Ranny yang melesat hingga menjadi Anggota DPR RI dan kini direstui DPP Golkar untuk maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, tidak bisa dilepaskan dari pengaruh dan lobi-lobi Fahd Arafiq yang dikenal sebagai politisi senior Golkar.
Fahd sendiri diketahui memiliki jaringan politik yang kuat, meski memiliki rekam jejak kasus korupsi. Sebelum ditahan KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor pada 14 September 2026 lalu, Fahd pernah terjerat kasus korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) dan kasus pengadaan Al-Qur’an di Kementerian Agama.

