BOJONEGORO,Harnasnews – Kreativitas dan kecerdasan pelajar Bojonegoro di bidang sains dan teknologi kembali mendapat panggung.
Sebanyak 57 tim pelajar SD/MI dan SMP/MTs unjuk kemampuan dalam ajang Lomba Sains Anak (LASABO) 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).
Kompetisi yang menghadirkan beragam karya inovatif tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, di Ruang Angling Dharma, Rabu (4/11/2026).
Ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, mengasah kemampuan berpikir kritis, sekaligus melahirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Tahun ini, LASABO 2026 diikuti 30 tim dari jenjang SD/MI dan 27 tim dari SMP/MTs.
Dengan mengusung tema “Kelangsungan Kehidupan”, para peserta ditantang menghadirkan gagasan dan teknologi yang memiliki manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
Menariknya, inovasi yang ditampilkan tidak sekadar berupa konsep atau rancangan sederhana.
Sejumlah peserta telah mengembangkan teknologi berbasis Internet of Things (IoT), robotik, sensor otomatis, hingga perangkat mekanis analog.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan keberanian para pelajar yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Menurutnya, keberanian mengikuti perlombaan sains merupakan salah satu bentuk pembentukan karakter generasi muda agar memiliki mental juara, kreatif, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Dia menilai, masa depan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga mampu berpikir modern, menciptakan inovasi, dan memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan berbagai persoalan.
“Anak-anak yang mengikuti kompetisi ini memiliki mental sang juara. Di masa depan, berbagai tantangan dan permasalahan akan membutuhkan pemikiran modern serta inovasi, termasuk teknologi robotik. Melalui ajang ini, anak-anak Bojonegoro dibina untuk menjadi generasi yang kreatif dan siap menjawab tantangan zaman,” ungkap Nurul Azizah.
Usai membuka kegiatan, Wabup Nurul Azizah juga menyempatkan diri mengunjungi stan pameran hasil karya peserta.
Dirinya berdialog langsung dengan para pelajar untuk mengetahui cara kerja, fungsi, hingga manfaat teknologi yang mereka ciptakan.
Beragam inovasi yang dipamerkan menunjukkan bahwa pelajar Bojonegoro memiliki potensi besar dalam bidang riset dan teknologi.
Bahkan, sejumlah karya mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pertanian, lingkungan, peternakan, hingga mitigasi bencana.
Beberapa karya inovatif yang menarik perhatian dalam LASABO 2026 di antaranya:

