“Adalah hak semua bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri. Saya selalu mendukung ide yang menyatakan bahwa Indonesia tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel selama rakyat Palestina belum memperoleh kemerdekaannya,” ucap Megawati menegaskan.
Sebagaimana dalam berbagai forum ataupun saat bertemu para duta besar/diplomat, Megawati juga kembali menyerukan agar Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) harus direformasi dengan perlu meningkatkan perannya di percaturan geopolitik yang sedang bergolak dan mengalami turbulensi.
“Israel mungkin dapat menghancurkan secara fisik, namun saya yakin bahwa di setiap dada rakyat Palestina terdapat jiwa yang tidak mudah menyerah dan bergelora tekad kuat untuk merdeka. Sama seperti Indonesia dan saya yakin suatu saat kemerdekaan Palestina yang paripurna akan tercapai. Sebagaimana Bung Karno juga berpesan untuk selalu mendukung kemerdekaan Palestina,” kata Megawati.
Pertemuan diakhiri dengan Dubes Palestina menyelempangkan kafiyeh merah kepada Megawati.dan Dubes mengangkat jari membentuk kode V atau victory, menyiratkan simbol dan doa untuk kemenangan Palestina.
Dubes Palestina menjawab dirinya dan rakyat Palestina terus berusaha kuat, serta mendoakan Megawati agar selalu sehat dan kuat. Dalam pertemuan itu, Megawati didampingi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, Direktur Hubungan Luar Negeri Hanjaya Setiawan, dan politisi PDIP M. Guntur Romli.

