Anggota DPR Minta BI Perkuat Aturan Sebelum Buat Mata Uang Digital

Harnasnews
2 Min Read

“Dalam tiga tahun, literasi keuangan ini cuma meningkat 8,3 persen, akses inklusi 8,39 persen. Yang dari literasinya masih minim, kita melompat pada sistem digital,” ucapnya, dikutip dari antara.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Center of Information and Development Studies (CIDES) Umar Juoro menyepakati bahwa rencana penerbitan rupiah digital ini akan diikuti sejumlah konsekuensi.

Terutama, kata Umar, potensi lonjakan jumlah uang yang beredar. Dalam hal ini, Bank Indonesia harus bisa menjaga stabilitas sistem keuangan.

“Tentu punya konsekuensi, jika BI menerbitkan uang digital maka akan menambah jumlah uang beredar. BI harus mengendalikan itu, stabilitas sistem keuangan,” tutur Umar.(qq)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *