BI Dorong LCS untuk Transaksi Bilateral Negara

Harnasnews
2 Min Read

JAKARTA, Mediakarya – Bank Indonesia (BI) mendorong penggunaan mata uang lokal untuk transaksi bilateral negara mitra perdagangan dan investasi Indonesia.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Internasional BI Doddy Zulverdi menyampaikan, BI telah menggunakan Local Currency Settlement (LCS) untuk mendukung kemampuan BI dalam mengelola stabilitas rupiah. “LCS mengelola stabilitas dari sisi pasar valuta asing (valas), yang selama ini pasar valas didominasi oleh mata uang kuat sehingga sensitif terhadap ketidakstabilan,” kata Doddy dalam Taklimat Media BI, Rabu (8/9).

Dikabarkan dari republika, Doddy mengatakan, Indonesia telah mendorong LCS dengan empat negara hingga saat ini. Keempatnya adalah Malaysia, Thailand, Jepang, dan China. Tren perkembangan penggunaan LCS dalam transaksi bilateral negara tersebut juga terus meningkat dan terbukti lebih efisien.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *