Selain sektor ekonomi, Bupati juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Dia mengingatkan bahwa keberhasilan mendidik anak tidak hanya bergantung pada pemenuhan kebutuhan materi, tetapi juga kehadiran orang tua, khususnya sosok ayah, dalam proses pengasuhan.
Menurutnya, kedekatan emosional antara ayah dan anak memiliki peran besar dalam membangun rasa percaya diri, karakter, serta kesehatan mental anak sejak usia dini.
Bupati juga mengajak seluruh keluarga di Bojonegoro untuk menciptakan lingkungan rumah yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Rumah harus menjadi tempat pertama bagi anak belajar nilai-nilai kehidupan, membangun akhlak, serta menumbuhkan semangat belajar dan kreativitas.
Lebih jauh, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menargetkan lahirnya generasi yang sehat, bebas stunting, memiliki kemampuan literasi digital, kreatif, inovatif, sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai bekal menghadapi persaingan global.
Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha.dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi.
Menurutnya, pembangunan ekonomi melalui koperasi yang modern harus berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan keluarga dan pemenuhan hak anak.
Dengan kolaborasi tersebut, Bojonegoro optimistis mampu mencetak generasi unggul yang siap menjadi bagian dari terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Prokopim)(sh).

