Karena itu, ia meminta Dewan Pendidikan mengambil peran lebih aktif dalam memetakan persoalan pendidikan hingga ke tingkat desa.
Hasil pemetaan tersebut diharapkan mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, Dewan Pendidikan juga diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah, masyarakat, sekolah, serta berbagai stakeholder pendidikan.
Peran pengawasan terhadap pelaksanaan program pendidikan dan pemberian rekomendasi strategis juga menjadi bagian penting dari tugas lembaga tersebut.
Melalui kepengurusan yang baru, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap kolaborasi dalam dunia pendidikan semakin kuat.
Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang berpihak pada masa depan peserta didik sekaligus menciptakan generasi Bojonegoro yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika.
Dengan komitmen bersama antara pemerintah dan Dewan Pendidikan, Bojonegoro menargetkan peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan sebagai fondasi utama pembangunan daerah di masa depan. (Prokopim)(sh)

