Habib Syakur Wanti-wanti Suyudi Ario Seto: Jangan Buru-buru Bersihkan Jejak Listyo Sigit

Pusat
2 Min Read
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

JAKARTA, Harnasnews  – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid meminta agar pergantian Kapolri tidak merusak tatanan dan tradisi yang telah ditanamkan sejak lama di internal Korps Bhayangkara.

Ia berharap pergantian Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Jenderal Suyudi Ario Seto tidak menimbulkan polemik bahwa pergantian Kapolri secara otomatis akan menggusur gerbong Listyo.

“Jangan sampai pergantian Kapolri merusak tatanan dan tradisi yang telah dibangun dengan baik selama ini,” ujar Habib Syakur di Jakarta, Rabu (1/10/2026).

Dia menyebut bahwa untuk mendapatkan jabatan strategis di kepolisian bukan suatu hal yang mudah. Butuh pengorbanan dan pikiran untuk meraihnya.

“Untuk sampai pada jabatan strategis itu tidak mudah. Perlu kerja keras, dedikasi, pengorbanan waktu, dan pikiran. Prosesnya panjang melalui seleksi dan pertimbangan yang matang,” katanya.

Oleh karena itu, ia berharap ketika Kapolri berganti, pejabat yang belum lama dilantik oleh Kapolri lama agar tidak buru-buru diganti dengan gerbong orang-orangnya Kapolri yang baru.

Share This Article