Dia menilai, salah satu tantangan yang perlu dijawab bersama adalah bagaimana mendorong pelaku usaha kecil agar mampu naik kelas. Karena itu, berbagai program yang dirancang HIPMI ke depan akan difokuskan pada penguatan kapasitas dan konektivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Harapan kami setelah kegiatan ini ada ruang yang dapat mewadahi teman-teman UMKM agar terus berkembang dan berkemajuan. Pamekasan tidak boleh hanya besar di daerahnya sendiri, tetapi harus mampu membangun jejaring dengan kabupaten lain di Jawa Timur, bahkan di tingkat nasional hingga internasional,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan tersebut. Pihaknya akan terus bertekad membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha sekaligus mendorong komoditas unggulan Pamekasan menembus pasar luar negeri.
“Anak-anak muda masih membutuhkan banyak masukan dan bimbingan agar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” pungkasnya. (Sib)

