ACEH UTARA, Harnasnews — Terik matahari menyengat kawasan relokasi terpadu Gampong Alue Papeun, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Senin (28/9/2026).
Namun, panasnya siang itu tidak menyurutkan antusiasme masyarakat yang berkumpul untuk menyaksikan penyerahan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana.
Sebanyak 80 unit rumah Huntap bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi resmi diserahkan kepada masyarakat. Puluhan rumah tersebut menjadi bagian dari pembangunan 130 unit Huntap yang direncanakan di kawasan tersebut.
Dari jumlah itu, 80 unit telah rampung dan diserahterimakan kepada penerima manfaat, sedangkan pembangunan unit lainnya masih berlangsung.
Momen tersebut tidak hanya menjadi seremoni penyerahan rumah. Bagi warga penerima manfaat, rumah baru itu menjadi awal untuk kembali menata kehidupan setelah sebelumnya terdampak bencana.
Di tengah deretan rumah yang telah berdiri, masyarakat bertemu dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM, yang akrab disapa Ayah Wa, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.
Menurut Ayah Wa, bantuan tersebut menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dapat menjadi jembatan yang mempertemukan masyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang agama.
“Terima kasih banyak atas bantuan kemanusiaan dari Buddha Tzu-Chi. Walaupun beda agama tetapi kemanusiaan tidak ada bedanya. Dengan hadirnya mereka bisa membantu masyarakat terdampak di Kabupaten Aceh Utara,” ujar Ayah Wa.
Bagi pemerintah daerah, pembangunan Huntap bukan hanya mengenai penyediaan bangunan fisik. Rumah tersebut diharapkan menjadi tempat keluarga kembali membangun kehidupan, sekaligus ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dan memperoleh pendidikan.
Karena itu, Ayah Wa berpesan kepada seluruh penerima manfaat agar menjaga dan merawat rumah yang telah diberikan.
“Tolong dijaga, tolong rawat, dan tolong dihargai, karena rumah tersebut tempat kita berteduh dan mendidik anak-anak generasi masa depan,” katanya.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam penyerahan Huntap. Setelah menerima rumah, masyarakat diharapkan tidak hanya menempatinya, tetapi juga menjaga lingkungan serta membangun kehidupan baru secara bersama-sama.
Ayah Wa juga meminta masyarakat lainnya yang masih menunggu pembangunan Huntap untuk bersabar. Menurutnya, pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak di sejumlah lokasi masih terus berjalan.

