Huntap Buddha Tzu Chi di Aceh Utara Diresmikan, 80 Keluarga Terdampak Mulai Menata Hidup di Rumah Baru

Pusat
5 Min Read

Pembangunan Huntap Berlanjut di Sejumlah Lokasi
Bantuan Huntap di Aceh Utara tidak hanya terpusat di Alue Papeun. Pemerintah daerah menyebut pembangunan dan peresmian hunian bantuan juga mencakup sejumlah wilayah lainnya.

Lokasi yang disebut dalam rangkaian pembangunan tersebut antara lain Lapang dan Meunasah Bujok di Kecamatan Baktiya, Alue Papeun di Kecamatan Tanah Jambo Aye, serta tahapan berikutnya di Buket Linteung, Kecamatan Langkahan.

Secara keseluruhan, bantuan pembangunan Huntap dari berbagai pihak disebut mencapai sekitar 500 unit rumah yang tersebar di sejumlah lokasi di Aceh Utara.
Selain Yayasan Buddha Tzu Chi, bantuan hunian juga datang dari pihak lainnya, termasuk bantuan untuk wilayah Lapang yang dikaitkan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Kepala Desa Diminta Bertanggung Jawab
Setelah warga menempati kawasan Huntap, pemerintah juga menghadapi pekerjaan lanjutan, yakni memastikan kehidupan masyarakat di lokasi relokasi berjalan tertib.

Ayah Wa menekankan pentingnya peran kepala desa dalam mengelola kehidupan masyarakat yang telah masuk ke wilayah administrasinya.
Menurut dia, masyarakat yang sudah menempati kawasan tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintahan desa, termasuk warga yang masih menjalani proses pemindahan.

“Kalau sekian banyak orang yang ada di penghuni, itu tanggung jawab kepala desa karena sudah menjadi warganya, walaupun dalam proses pemindahan,” ujarnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan Huntap tidak berhenti setelah rumah selesai dibangun. Pengelolaan lingkungan, ketertiban masyarakat dan proses adaptasi warga menjadi bagian penting dari keberlanjutan kawasan relokasi.

Antara kemanusiaan di tengah perbedaan
Penyerahan 80 unit Huntap di Alue Papeun menyisakan pesan yang lebih luas. Bantuan rumah tersebut memperlihatkan bagaimana kepedulian kemanusiaan dapat hadir melampaui perbedaan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memberikan apresiasi terhadap kontribusi Yayasan Buddha Tzu Chi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Bagi warga penerima manfaat, perhatian tersebut hadir dalam bentuk yang sangat nyata: sebuah rumah yang dapat menjadi tempat berteduh, berkumpul bersama keluarga, serta menata kembali kehidupan.

Di kawasan Alue Papeun, rumah-rumah baru itu kini bukan sekadar bangunan.
Di balik pintu setiap rumah, ada keluarga yang berharap kehidupan mereka kembali berjalan normal.
Ada anak-anak yang akan tumbuh di lingkungan baru.

Dan ada harapan agar hunian tetap tersebut benar-benar menjadi awal dari kehidupan yang lebih aman dan layak bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh Utara. (Zulmalik)

Share This Article