Internal Polri Bergejolak, Presiden Prabowo Didesak Turun Tangan, GNK: Momentum Kapolri Bersihkan Institusinya

Pusat
2 Min Read
Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid

“Presiden sebagai panglima tertinggi harus memastikan agar dinamika ini tidak dimanfaatkan oleh kepentingan politik manapun. Polri harus tetap solid,” ujarnya.

GNK Dukung Penuh Ikhtiar Kapolri Suyudi Ario Seto

Di tengah gejolak tersebut, GNK menegaskan dukungan penuh terhadap ikhtiar Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memperbaiki citra institusinya.

Menurut Habib Syakur, selama ini Polri kerap distigmakan sebagai institusi yang bobrok. Di tangan Jenderal Suyudi Ario Seto, diharapkan Polri dapat dibawa ke arah yang lebih baik, lebih profesional, dan lebih dipercaya publik.

“GNK selama ini mendukung ikhtiar Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memperbaiki citra institusinya yang distigmakan bobrok, diharapkan dapat membawa Polri ke arah yang lebih baik,” pungkas tokoh yang dikenal vokal dalam isu kebangsaan tersebut.

Ia berharap langkah tegas Bareskrim dalam menindak perwira tinggi yang bermasalah justru menjadi momentum bersih-bersih internal, bukan sebagai ajang saling jegal di tubuh Polri. (Mam)

Share This Article