Lebih lanjut dirinya menyampaikan apresiasi terhadap wilayah-wilayah di Sumbawa yang tidak memiliki kasus aktif.
“Wilayah yang kosong kasus aktifnya agar dijaga betul, jangan ada penularan lagi,” tutur Suharyanto, dikabarkan dariĀ antara.
Hewan ternak dari wilayah yang alamiĀ zero case, atau nihil kasus, dapat dimobilisasi ke wilayah lainnya, namun langsung menuju tempat pemotongan.
“Ternak tersebut boleh dibawa antar kecamatan maupun ke pulau Lombok dan Bali, namun langsung ditujukan ke rumah pemotongan hewan,” ujar dia.(qq)

