Dalam kesempatan tersebut, Basuki juga meninjau ruas jalan Pantai Barat Sumatera yang menghubungkan Bengkulu dengan Kecamatan Ketahun yang terkena abrasi. Abrasi mengakibatkan jalan amblas sepanjang 15 meter setinggi sekitar 10 meter.
Di ruas jalan tersebut terdapat sekitar lima titik jalan yang berada dekat laut yang rawan longsor terkena abrasi. “Kami akan perbaiki karena menjadi akses lalu lintas bagi sembilan desa yang ada di sini. Tidak perlu direlokasi karena tidak gampang bagi orang untuk meninggalkan tanah kelahirannya karena saya pernah merasakan itu, saya tidak punya kampung halaman,” ujarnya.
Penanganan abrasi akan dilakukan dengan membuat semacam rabat dengan batu besar yang susun untuk menahan abrasi terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan perbaikan jalan. Diharapkan dengan adanya bantuan pembangunan jembatan, akses keluar masuk desa maupun membawa keluar komoditas pertanian menjadi lebih mudah. Sehingga, ekonomi dapat tumbuh lebih cepat.
“Program pembangunan desa tidak optimal apabila produk-produk yang dihasilkan tidak bisa dibawa keluar akibat ketiadaan akses jalan,” kata dia. (Rep/Red)
