Menko Airlangga Optimalkan Ekspor Dengan Hilangkan Hambatan Dagang

Harnasnews
2 Min Read

Disrupsi rantai pasok tersebut juga mengakibatkan kenaikan harga komoditas yang sangat tinggi, sehingga investor sedang berpikir untuk menjadikan Indonesia alternatif produsen critical mineral.

“Yang paling penting adalah critical mineral, termasuk untuk memproduksi baterai berbasis nikel. Ke depan, (critical mineral) tidak hanya untuk mobilitas, tapi juga untuk energi terbarukan,” kata Airlangga, dikabarkan dari antara.

Oleh karena itu, pemerintah terus menciptakan iklim usaha yang sehat kepada investor di Kawasan Industri, Kawasan Ekonomi Khusus, ataupun Zona Perdagangan Bebas,.

“Investor optimis atas investasi yang dibangun di Indonesia. Ini membuktikan bahwa basis produksi di Indonesia adalah cost competitive, karena kita punya biaya energi atau listrik yang efisien, termasuk juga biaya gas, karena itu jadi bagian dari daya saing industri kita (dibandingkan yang lain),” pungkasnya. (qq)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *