Milyaran Rupiah Berputar Di Sektor Oleh-Oleh Puncak Belum Menjadi Perhatian Dinas Koperasi UKM

Harnasnews
3 Min Read
Ketua LSM Markas Pejuang Bogor ( MPB ), Atik Sulistiowati meniup lilin ulang tahun ke 6, didampingi Kepala Dinas Sosial Dan Kepala Dinas Koperasi Dan UKM di KecamatanTajur Halang, Kabupaten Bogor, Minggu, 25/12. Foto : Cj

Saat ini rata – rata setiap bus yang masuk ke Rest Area mendapatkan jatah uang sebesar +- 300-350 ribu/bus.
Dan bus- bus tersebut sudah di kuasai oleh satu pengusaha besar oleh – oleh kawasan Puncak. Sehingga rest area lain tidak kebagian.

Sementara pedagang yang berada di Rest Area lain lebih mengandalkan tamu wisata dengan kendaraan kecil, karena tidak mampu membayar jatah supir bus yang kadang bisa mencapai Jutaan per minggu.

Di acara Milad MPB yang ke 6, Ketua MPB, Atik Sulistiowati, mengatakan, MPB akan terus konsisten menyuarakan permasalahan – permasalahan di bawah. Baik masalah Sosial, Kesehatan, Hukum maupun Pemerintah.

” Di acara ulang tahun kami yang ke – 6 Ini kami mengambil tema meningkatkan ekonomi pejuang MPB Dan membangun organisasi yang modern dan mandiri. Namun kita harus tetap menyuarakan permasalahan Sosial, Kesehatan, Hukum dan pemerintahan di Kabupaten Bogor” ujarnya.

MPB menurut atik tetap akan membuka pintu bagi anggota baru, namun tetap akan diseleksi sesuai kinerjanya .

” Untuk MPB, saya akan tetap membuka pintu bagi siapa saja yang ingin bergabung, Namun kami akan melakukan seleksi ketat, terkait moralitas dan integritasnya. Jangan sampai menjadi anggota tapi suka menari di atas penderitaan masyarakat ” pungkasnya. Cj

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *