Pemkab Bojonegoro Bentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) Tahun 2026

Harnasnews
3 Min Read

Bojonegoro, harnasnews – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemkab membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) Tahun 2026 di Balai Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Senin (22/6/2026).

Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun kemandirian masyarakat dalam menghadapi situasi darurat sekaligus menekan risiko bencana di tingkat desa.

Pembentukan Destana tidak hanya berfokus pada penanganan saat bencana terjadi, tetapi juga memperkuat kemampuan warga dalam melakukan pencegahan dan mitigasi sejak dini.

Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk aktif mengenali potensi ancaman di wilayahnya, melakukan pemetaan risiko, hingga menyusun langkah-langkah penanganan yang tepat ketika bencana terjadi.

Dengan begitu, warga diharapkan mampu bergerak cepat dan mandiri sebelum bantuan dari pihak luar datang.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BPBD Provinsi Jawa Timur dan diikuti oleh aparatur desa, relawan, serta masyarakat dari sejumlah wilayah.

Selain Desa Sidomukti sebagai lokasi kegiatan, peserta juga berasal dari Desa Nglumber, Krangkong, Kepoh, Brangkal, dan Simorejo.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa keberhasilan pengurangan risiko bencana sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *