Fasilitas kesehatan tersebut juga didorong untuk memperkuat berbagai program promotif dan preventif, seperti edukasi kesehatan kepada masyarakat, pelayanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, pengendalian penyakit menular maupun tidak menular, serta berbagai program kesehatan berbasis masyarakat.
Menurut Bupati, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas yang memadai, tetapi juga kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Karena itu, seluruh tenaga kesehatan diminta terus menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta memberikan pelayanan yang ramah dan humanis kepada setiap pasien.
Dia berharap Puskesmas Tanjungharjo mampu menjadi fasilitas kesehatan yang dipercaya masyarakat sekaligus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan demi meningkatkan kualitas hidup warga Bojonegoro.
“Kami berharap Puskesmas Tanjungharjo menjadi rumah pelayanan kesehatan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, menghadirkan inovasi layanan, dan berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan warga Bojonegoro,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro optimistis sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat akan menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang semakin inklusif, merata dan berkelanjutan.
Peresmian Puskesmas Tanjungharjo menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Bojonegoro dalam memperkuat layanan kesehatan dasar.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera, sekaligus mendukung terwujudnya visi Bojonegoro Bahagia, Makmur dan Membanggakan. (Prokopim)(sh).

