Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat penegak hukum sangat diperlukan untuk menekan praktik perdagangan orang yang kian mengkhawatirkan.
Dalam kesempatan itu, Haji Uma juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Aceh atas pengamanan aksi unjuk rasa di Banda Aceh pada 1 September 2025 lalu. Pendekatan humanis yang dilakukan aparat dinilai berhasil menjaga kondisi tetap kondusif tanpa adanya kericuhan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Aceh Brigjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyambut baik masukan dan laporan masyarakat yang disampaikan Haji Uma. Ia menegaskan bahwa semua persoalan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan prosedur hukum.
Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran pengawasan Haji Uma sebagai wakil daerah, sekaligus menjaga hubungan kerja sama yang produktif antara DPD RI dan Kepolisian Daerah Aceh. (Zulmalik)

