PT Bumi Flora Aceh Timur Memanas, Massa Diduga Bakar Bangunan dan Alat Berat

Pusat
2 Min Read
Massa bakar kantor dan Alat Berat milik perusahaan PT Bumi Flora Aceh Timur, diduga akibat konflik Agraria yang belum tuntas. (Dok istimewa)

ACEH TIMUR, Harnasnews — Situasi di kawasan PT Bumi Flora, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, memanas pada Senin (28/9/2026) petang. Ratusan massa dilaporkan terlibat aksi yang berujung pada dugaan pembakaran sejumlah fasilitas perusahaan, termasuk bangunan kantor dan alat berat.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah belum tuntasnya persoalan agraria yang berkaitan dengan Hak Guna Usaha (HGU) PT Bumi Flora. Konflik lahan antara perusahaan dan kelompok tani disebut telah berlangsung cukup lama dan hingga kini masih menjadi perhatian berbagai pihak.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketegangan meningkat setelah sejumlah upaya penyelesaian melalui forum resmi belum menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima seluruh pihak.

Persoalan tersebut sebelumnya juga dibawa dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Rabu (10/6/2026).

Dalam forum itu, perwakilan Serikat Petani Aceh Timur menyampaikan aspirasi terkait konflik agraria yang disebut belum menemukan titik penyelesaian antara kelompok tani dan PT Bumi Flora.
“Mungkin ini terjadi karena RDPU yang sudah dilaksanakan oleh DPRK maupun DPR RI belum memberikan hasil yang memuaskan bagi kelompok tani atau massa,” ujar salah satu sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Share This Article