Sebelumnya, aparat keamanan telah mengimbau massa dan kelompok serikat tani agar menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan menghindari tindakan anarkis.
Namun, pada Senin petang, situasi dilaporkan kembali memanas hingga muncul dugaan pembakaran terhadap sejumlah fasilitas yang berada di kawasan perusahaan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pembakaran maupun kerusakan fasilitas tersebut belum dapat dipastikan. Motif dan kronologi lengkap kejadian juga masih memerlukan pendalaman serta penyelidikan aparat penegak hukum.
Perkembangan situasi di kawasan PT Bumi Flora Aceh Timur masih menjadi perhatian, terutama terkait penanganan konflik agraria dan upaya menjaga kondisi keamanan agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut. (Zulmalik)

